Rabu, 30 Maret 2011

Di akhir senja part 2


Berlayar ketepi harapan
Memandang yg terhampar
Camar menentang lautan
1,2,ikan terapit

Gemuruh mendebur menguak harap
Terpaku di sini menunggu hari
Nampak terlalu dini
Terlelep aku lagi

Surge yg di janji tergiang ingin singahi
Belum terbukti
Kenikmatan teraih
Sudah kawan
Rakitan laying-layang harus melayang
Mengapai senja yg di kata indah

Meghapus masa lalu



Merintis sebuah makna
Mengharu tuk selalu merayu
Dalam sekian makna hidup
Hanya Nampak seribu  hayal
Sulit di mengerti seperti jalinan kasih

Bingung akan hidup sembarang
Sudah tutup derita akhiri sengsara
Melangkah itu penting
Walau terjerembab asa tetap ada

Berdiri lalu berlari
Gapai angan yg lama tersirat
Sebuah paradok nyata depan mata
Akhiri ini dg sebuah kasih

Tutup masa silam
Berdiri tegak menatap masa depan
Langit kelabu terhapus
Gerimis menagis sudah berlalu

Bertanya,,,?
Bertanya lagiy….?
Adakah segelas mimpi yang pecah>…?

X_fahmi
250311

Minggu, 06 Maret 2011

DI AKHIR SENJA



Ku lihat terik mentari di ujung barat
Teringat segengam asa  ku bawa dalam menuai mimpi
Terpatri hal yang sama,  KAU dan AKU
Tertanam seribu harapan

KAU dan AKU,  membuat waktu
Waktu penuh cahaya gemerlap ke emasan
Kabut hitam tak lepas dari perbuatan
Gelap……
KAU dan AKU terpojok
Tersingkir dari kebaikan

Tekat guncangkan kebenaran
Walau batu nisan menghadang
KAU dan AKU tau
Bahaya setiap detik menimpa

Di mana kaki mu berpijak
Gengam mimpi mu
Bawa ke ujung lagit sana
Tekat ku bersama tekat mu

Peluh itu akan meng_garam
Meng_garam dan meng_garam
Membuat pulau impian
Terbuat dari peluh

KAU dan AKU
Masih menatap lanngit yang sama
Jalan-jalan yang sama
Tapi kesunyian ini bernama tanpamu

Kini telah malam
Langit Nampak berbintang
Wajah rembulan tersenyum puas
Tapi kenagan di sore itu
Nampak seperti bayangan yang tak pernah pudar

Biarlah ku kenag
Sebuah senja yang berakhir dengan kesediahan
Terbingkai indah oleh mimpi di ujung langit
Di akhir senja kau katakana
“SELAMAT JALAN TEMAN”

Ini tentang mimpi, KAU dan AKU
Mimpi, di pulau seribu wajah

GRESIK,070311
X_FAHMI

Jumat, 04 Maret 2011

Fahmi Elek

Buat Lencana Anda

21 MERIAM

Apa kau tau seberapa berharganya berperang,
Ketika kematian menjadi sesuatu yang tidak bernilai ?
Apakah hal itu membuatmu kehabisan nafas
Sehingga membuatmu mati lemas ?
Apakah rasa sakit itu menyingkirkan harga dirimu ?
Sehingga kau mencari tempat untuk bersembunyi ?
Adakah seseorang yang membuat hatimu terluka ?
Maka kau sedang berada dalam kehancuran

Satu, 21 meriam
Berhenti berperang
Tidak ada lagi peperangan
Satu, 21 meriam
Mengangkat tanganmu ke atas langit
Kau dan aku

Ketika kau sedang berada di jalan yang buntu
Dan kehilangan kendali dirimu
Dan pikiranmu sudah mencapai batasnya
ketika pikiranmu memupuskan semangat dalam jiwamu.
Kayakinanmu berjalan di atas retakan kaca
Dan rasa sakit yang tak kunjung reda
Tidak ada hal yang di bangun untuk disia-sia kan
Kau sedang berada dalam kehancuran


Apa kau sudah berusaha untuk hidup dengan keinginanmu sendiri
Di Saat kau membumiratakan rumah dan tempat tinggal mereka ?
Apakah kau berdiri terlalu dekat dengan api ?
Seperti pembual yang sedang mencari pengampunan dari sebuah batu

Ketika waktunya tiba untuk hidup atau mati
Dan kau sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi
Sesuatu dalam hati ini telah mati
Maka Kau sedang dalam kehancuran.




Gratisan Musik