Senin, 20 Mei 2013

KOTA MUSIM GRIMIS

Toriq fahmi

pohon-pohon sebagai tugu
akar menjalar di tubuhnya
beringin di bogor, tumbuh sebagai mistika masa suram
hantu-hantu pejuang menuggu sesaji
kepalnya bocor bekas tembakan
tanganya menegadah meminta kebebasan

sepanjang perjalanan adalah kebun-kebun masa sejarah
istana kita adalah mitos yang berdiri sepi
lampu-lampu sayu, mata kota bersajak risau
manusia-manusia linglung memilih sayur
bayam, kangkung sama-sama hijau sedap
wajahnya tenggelam penuh ketentraman

musim-musim sama, matahari begitu pemalu
grimis selalu romantis
bercengkrama sepasang mata, mendekap dan satu
tanpa keringat dan wajah merah engos-engosan

2013


MATI DENGAN JUJUR

Toriq Fahmi

2/
aku selalu terang pada setiap sajak yang keluar
bukankah suara ini adalah suara tuhan
pencekik leher pendusta

ini sajakku keluar tanpa ampun
dengan nada-nada panjang dan getar
jika aku kembali berdusta
matiku adalah kejujuran

Bogor 2013

BUKAN SEBAGAI SAJAK

Toriq Fahmi

1/
setiap kata yang dipijaki waktu, adalah waktu kita yang sempit
bagaimana kata  keluar dengan lancar jika semua yang keluar adalah sajak yang difikirkan
aku pulang membawa namamu
maka gejala pesakitan perindu yang mengingkari pertemuan

jika aku kembali,
aku telah lancar menguraikan kata-kata tanpa sajak,
sepeti obrolan kekasih yang manja

2013

Sabtu, 18 Mei 2013

SANG EROS

kita bukan zeus yang menelantarkan prjanjian hanya untuk bercinta dengan aquarius,
pendusta cinta, transgender.

kita juga bukan aquarius rela menuangkan air pada cawan zeus, dijadikan bintang pemuas, menjelma elang sedang bersenggama.

lalu kita jadi apa?

membebaskan diri sebagai eros yang bermain sajak demi cintanya yang tak pernah sampai, kejujuran dalam keabadian

toriq fahmi
cianjur 2013

Sabtu, 27 April 2013

DEMOKRASI SUNYI

ada kalanya setiap waktu itu untukmu
setiap detiknya adalah nafas bagaimana aku mengingatmu
dalam sanjunganku yang paling jujur
ku tawarkan bunga tak berwarna
sampai kau binggung apa maksudku?
tentu saja untuk cinta yang terserah kau akan diberi warna apa

jika bunga itu telah pantas kau kenakan dalam do'a yg kau kirim pada Tuhan
tentu aku akan bersyukur paling indah
sampai cinta menjadi begitu keramat,
di sembah dengan sesajen yg ku kirim setiap pukul senja

ini kerajaan kita, dibangun dengan sembahyang untuk cinta
setiap ketulusan menjadi benda yang diperjual belikan untuk kita
tak ada kematian, kenanggan sekalipun sejarah yang berdiri sepi
demikian cinta yg ku tampung dalam kolam perindu kesucian, celupkan
silakan celupkan, maka kesetiaanmu abadi dan kematian bagi dusta-dusta yang tersembunyi.

Toriq fahmi
Surabaya, 27 April 2013

Sabtu, 27 April 2013

ketika dihadapkan oleh pilihan sebagai seorang mahasiswa yang benar, maka yang harus di utamakan adalah kekuatan, kekuatan pikiran, intelektualitas yang kongkrit sesuai teori dan pengalaman yang nyata, sehingga mampu membangun kekuatan jiwa, pendirian yang kokoh, sesuai apa yang telah dipikirkan dan ditemui, menjadi sebuah prinsip-prinsip yang harus diperjuangkan. Inilah kebenaran yang mutlak, jujur kerena ditemui sendiri, tidak kata teman, dia, atau siapa saja, tetapi kita sendiri yang telah melahirkan kejujuran dari dalam hati.

Toriq Fahmi
Surabaya

Kamis, 25 April 2013

My medical (Dokter dari Tuhan)

Jika aku mengenalmu dengan benar maka tentu saja umurku akan panjang. Dan jika aku mencintaimu dengan terang tentu saja keabadian akan datang


Toriq Fahmi
Surabaya, 26 April 2013